-->

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Powered by Blogger.

PMII Komisariat STIKES Masa Penerimaan Mapaba

On 5:43 AM


InspiratorRakyat.Com, Takalar--Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STIKES (Sekolah Tinggi Ilmu kesehatan) Kabupaten Takalar menggelar kegiatan Masa penerimaan anggota baru (Mapaba).Kamis 16/07/2020

Mapaba adalah sebuah proses kaderisasi pertama atau masa orientasi PMII kepada mahasiswa sebagai langkah awal untuk masuk menjadi anggota PMII.


Kegiatan Mapaba itu dilaksanakan di Gedung Nahdlatul Ulama jln. KH Hasyim Asy'ari Kabupaten Takalar,  kemarin.

Dengan megusung tema “Merekatkan Ukhuwah Islamiyyah di Era New Normal”, kegiatan itu berlangsung lancar.

Dalam kegiatan itu setidaknya diikuti oleh beberapa orang mahasiswa yang berasal dari beberapa kampus di Takalar & Kota Makassar.

Menurut Ketua Pelaksana MAPABA, Sahabat Ian Anugrah Juliani mengatakan bahwa Mapaba merupakan agenda rutin dilakukan sebagai bentuk kaderisasi pengurus PMII Komisariat STIKES dan kegiatan itu juga dilakukan karena posisi strategis dan pentingnya  peran dan fungsi mahasiswa sebagai agent of change.

Mahasiswa yang notabennya adalah agen perubahan diharapkan mampu melakukan inovasi dan kreativitas dalam melakukan perubahan yang positif. Perubahan tersebut dapat diraih apabila mahasiswa mempunyai wadah untuk menyalurkan potensi diri, minat bakat dan sebagainya. Wadah itu salah satunya adalah PMII.

“Maka sangat penting bagi mahasiswa untuk dapat berorganisasi di luar kampus. Selain untuk belajar, menggali potensi diri, menambah ilmu pengetahuan dan wawasan hal ini juga dapat memperluas jaringan dan sahabat,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Umum PMII Cabang Takalar Ichsan Ariansyah Muchtar menyatakan bahwa PMII adalah organisasi Kader yang berideologikan Ahlussunnah Wal Jama’ah dan berasaskan Pancasila.

Menurutnya, PMII adalah tempat yang tepat bagi mahasiswa untuk belajar tentang nilai-nilai keislaman dan kebangsaan serta PMII mampu mencegah faham-faham radikal yang akan mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Rapublik Indonesia (NKRI).

Dia juga melanjutkan, ciri khas dari PMII, selain menanamkan nilai-nilai spiritual, melalui aktivitas-aktivitas di dalamnya. Secara dialektis diharapkan mampu membentuk pola pikir.

Pola pikir itulah yang menumbuhkan kesadaran mahasiswa akan tanggung jawabnya di dalam kehidupan bemasyarakat, berbangsa, bernegara dan agama.

Dalam sambutannya, Ichsan menyatakan bahwa kegiatan Mapaba dan berorganisasi sangat penting. Begitu pentingnya berorganisasi dan manfaat yang akan dirasakan ketika nanti dihadapkan oleh realitas kehidupan di masyarakat. “Terus semangat dan terus gali potensi diri dalam organisasi yang adik-adik pilih karena manfaatnya yang begitu besar,” paparnya.

Sumber : Nur Alim
Laporan : Marwan Radjab
Editor : Sahabuddin Jaya

loading...
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »