-->

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Powered by Blogger.

Hujan Deras, Tebing Setinggi 5 Meter Longsor Menutup Jalan di Bantaeng

On 8:14 PM


InspiratorRakyat.Com, BANTAENG - Tanah longsor melumpuhkan akses jalan poros pangai,  Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Ulu Ere, Kabupaten Bantaeng, Sulsel, longsor terjadi diakibatkan tingginya curah hujan.

Tingginya curah hujan sehari penuh mengakibatkan tebing setinggi 5 meter di sisi jalan di desa tersebut, longsor sejak, Jumat (13/6) malam.


Material longsor terdiri dari tanah liat, bebatuan serta, menutup akses jalan hingga tidak bisa dilalui kendaraan.

Kepala Desa Bonto Tallasa H.Basing, SE, mengatakan, Jumat malam sekira pukul 21.00 Wita. Peristiwa longsor terjadi di Desa Bonto Tallasa dan menutup satu-satunya akses jalan warga yang berada di Desa Bonto Tallasa menuju ke Kota Bantaeng.

Sebelum terjadi longsor, kata dia, di daerah setempat sedang diguyur hujan, namun dimungkinkan karena hujan sebelumnya yang mengakibatkan tanah sekitar menjadi gembur dan tidak mampu menahan batu yang  besar  yang berukuran 4x2 meter.

Kemudian batu dari tebing setinggi 5 meter itu tiba-tiba mengalami longsor dan menutupi Jalan di pangia menuju ke Batusodong Desa Bonto Tallasa.

"Beruntung tidak ada korban jiwa karena saat kejadian itu tidak ada warga yang melintas. Sedangkan objek pariwisata pemandian Sul Kayuloe Indah di Desa Bonto Tallasa yang  berjarak 2,5 km serta pasar bungloe yang juga masih berjarak 1 km  di bawahnya dimana diketahui jalur tersebut merupakan jalur lalu lintas warga yang paling ramai dilewati dari lokasi kejadian," ujarnya.

Atas kejadian tersebut, kata dia, warga desa setempat untuk sementara tidak bisa melintas karena harus menunggu proses pembersihan jalan dari material longsor.

Adapun upaya untuk membuka akses jalannya, yakni dilakukan dengan cara kerja bakti yg dipandu langsung oleh Kepala Desa Bonto Tallasa bersama warga masyarakat secara manual dengan menggunakan alat kunci linggis ,sekop, pacul, "karena menggunakan alat berat tidak memungkinkan", katanya.

Adapun jumlah personel  yang terjun sebanyak 30 orang, ditambah bantuan warga sekitar untuk secepatnya membuka akses jalan setempat.

Penulis  : Ambo Dodding
Editor     : Mudahri

loading...
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »