-->

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Powered by Blogger.

PUISI : DERITA MUSLIM UIGHUR, DUKA XINJIANG SIAPA PEDULI ???

On 8:36 PM


InspiratorRakyat.Com, Uighur menanti kubur, Saat kita tidur mendengkur dan mimpi yang tiada akhir.

Uighur terus disangkur Saat kita asyik berlibur
Dan kegembiraan tak pernah luntur.

Uighur babak belur Saat kita menghitung uang lembur, Dalam kesenangan yang tak pernah lapur.

Uighur dibentur-bentur Saat kita asyik tafakur, Bukan sebab dosa sebanyak butiran debu di padang pasir, Tapi syahwat yang selalu lapar
Dan pikiran yang selalu saja sumir.

Xinjiang malang Diterkam para binatang jalang Tak lekang terus menerjang, Tak sayang dunia memandang.

Xinjiang hanya dikenang sebatas benang di ujung selendang Mojang yang dirindu pulang.

Xinjiang terus mengerang
Menahan beban duka segudang
Bukan sebab ditendang si iblis jalang
Tapi geram melihat para penguasa pecundang
Yang selalu memilih menjadi banci di terang siang Dan bangga menghamba pada asing dan aseng Seperti anjing yang melenggang senang
Hanya dilempar sekerat tulang belulang.

Uighur maafkan kami Yang selalu memilih berdiam diri Sesekali berdemonstrasi
Agar kami disebut peduli.

Sungguh bukan kami tak punya nyali
Tapi penguasa kami selalu memilih menjadi banci, Tak pernah mau jadi lelaki Meski cuma sehari.

Xinjiang maafkan kami Yang hanya menulis puisi tanpa arti, Bukan menghunus sebilah belati Menikam anjing-anjing komunis musuh sejati, Sekadar membalas luka tak terperi.

loading...
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »