Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Powered by Blogger.

Dua Orang Koruptor DPO Yakni Mantan Dirut RS. Makkasau & Kadis Kesehatan Pare Akhirnya Menyerahkan Diri Ke Kajati

Diposting oleh On 8:44 PM


InspiratorRakyat.Com, MAKASSAR - Dua orang DPO dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Parepare, menyerehkan diri di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Rabu (14/8/19).

Kedua orng tersebut yakni, Muh Yamin (eks Plt Direktur RS Andi Makkasau/eks Kadis Kesehatan Parepare) dan Taufiqurrahman (eks Bendahara RS Andi Makkasau) menyerahkan diri usai buron sejak Juli 2018.


Kedua tersangka yakni Muh Yamin dan Tufiqurrahman masuk dalam DPO kejari Kota Parepare atas kasus dugaan korupsi pengadaan obat, alat dan bahan habis pakai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau tahun anggaran 2016-2017.

Kepala Kejari Kota Parepare, Andi Darmawansyah saat menggelar Konferensi Pers di kantor Kejati Sulsel, menilai kedua tersangka tersebut, merupakan orang yang bertanggung jawab dalam kasus dugaan korupsi pengadaan obat, alat dan bahan habis pakai pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare.
Akibat perbuatan kedua tersangka, menurut Darmawansah, negara mengalami kerugian sebesar Rp3,4 miliar. "Berdasarkan hitungan dari BPKP dipadukan hasil temuan kami (Kejari), negara mengalami kerugian sebesar Rp3,4 miliar, uang ini dipakai tidak sesuai peruntukannya," jelas Darmawansah.

Kedua orang tersangka ini sempat menghilang dan menjadi DPO selama kurang lebih satu bulan lamanya.

"Kami nyatakan mereka buron karena berapa kali kami lakukan pemanggilan secara patuh, namun sampai ditetapkan menjadi buron ia tidak hadir," ujarnya.

Kapala Seksi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sulsel, Salahuddin mengatakan, saat ini kedua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan obat, alat dan bahan habis pakai pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare masih di tahan oleh pihak penyidik Kejati Sulsel.

Selanjutnya kedua orang tersangka tersebut akan diserahkan ke penyidik Tindak Pidana Khusus Kejari Kota Parepare untuk melakukan penahanan.

"Kedua tersangka ini mendatangi Kejati Sulsel guna menyerahkan diri dan selanjutnya Penyidik Kejari Pare Pare melakukan Penahanan setelah menerima Penyerahan dari Kejati Sulsel," kata Salahuddin

Sekedar diketahui, sebelumnya Kejari Kota Parepare telah melakukan penahanan terhadap satu orang terangka, Muh Syukur (eks pengadaan obat RSUD Andi Makkasau). Atas kasus dugaan korupsi pengadaan obat, alat dan bahan habis pakai pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare. (red**)

loading...
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »