Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Powered by Blogger.

Sejumlah Tokoh & Aliansi Lintas RT/RW Se Kecamatan Tamalanrrea & Biringkanaya Galang Dukungan Terhadap Dr. H. Iriyanto A. Baso Ince, SH, MH Jadi Calon Walikota Makassar

Diposting oleh On 8:26 PM


InspiratorRakyat. Com, Makassar - Dukungan terus mengalir kepada Calon Walikota Makassar, Dr. H. Iriyanto Andi Baso Ince, SH, MH kali ini dukungan tersebut berasal dari arus bawah terdiri dari berbagai aliansi lintas RT/RW Se-Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya di mana sejumlah tokoh hadir dan menyatakan visi dan misi dukungannya di acara open house yang kedua kalinya di gelar di kediaman beliau Jalan BTP Blok M No. 376 sekaligus memberikan support atau dukungannya kepada beliau untuk ikut dalam kontestasi calon walikota Makassar (Sabtu, 22 Juni 2019/ Pukul 20.00 Wita)


Jika sebelumnya acara yang sama di hadiri sejumlah ormas dan masyarakat ini terdiri dari berbagai element antara lain sebagai penggas yakni Alumni 83 Fakultas Hukum UMI dan Forum Warga BTP, Forum Komunikasi Islam BTP, Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB), FOKUS, FPI, Hidayatullah, HMI, Akademisi, Praktisi Hukum, LPM, OKP, Pengurus Masjid, Aktivis, Remas, Majelis Taklim, serta Keluarga Besar Dewan Syuro Forľum Komunikasi Islam BTP.


Dr. H. Ariyanto A. Baso Ince, SH, MH dalam sambutanya beliau senantiasa menyerukan pentingnya merajut membangun sebuah kebersamaan atau peradaban khususnya di kompleks BTP yang dikenal sangat nyaman dan kondusif.


Mengingat potensi penduduk di BTP sangat besar yang terdiri dari dua kelurahan yakni kelurahan tamalanrea dan kelurahan buntusu jika diakumulasi dimana memiliki populasi jumlah penduduk kurang lebih 52 ribu   dengan berbagai latar belakang penduduk suku, agama yang berbeda. Sehingga apabila potensi tersebut bisa solid dengan membentuk sebuah kekuatan maka tidak menutup kemungkinan bisa menjadi sebuah percontohan.

Indonesia adalah sebuah negara hukum bukan berdasarkan kekuasaan dimana sistem pemerintahan ini harus berkedaulatan rakyat dimana negara hukum ini harus bercirikan Equality Before The Law, kemudian supremasi hukum serta perlindugan hak azasi warga negara

Dimana diketahui bahwa kemerdekaan bangsa indonesia ini tidak terlepas dari hasil perjuangan dari tokoh masyarakat, para ulama, kiyai, serta para ustad santri dalam mengisi kemerdekaan indonesia. Sehingga sebagai tokoh masyarakat kita wajib menjaga keutuhan NKRI.


Meskipun kita baru saja melalui hajatan pesta demokrasi yakni pemilihan legislatif dimana dalam proses tersebut tak satupun tokoh sentral warga BTP yang lolos tentu saja hal ini menimbulkan sebuah pertanyaan dan membuat kita miris padahal disisi lain kita adalah warga yang mayoritas, adalah sebuah pemandangan yang tak lazim jika kita lebih memprioritaskan orang lain dari pada memilih tokoh BTP yang jelas-jelas ingin berjuang untuk sebuah perubahan, mereka yang jelas-jelas memiliki integritas, popularitas serta dedikasi yang tinggi namun tidak terpilih atau diberi kesempatan sungguh sangat menyedihkan lantas dimana letak persatuan kita selama ini.

Padahal bagaimana mungkin kita memperjuangkan sebuah cita-cita atau impian yang luhur kalau itu bukan melalui perspektif kekuasaan, Adalah hal yang mustahil kita bisa berharap memajukan kompleks ini jika tidak dilandasi semangat kebersamaan dan persatuan.

Terlepas kita telah berusaha semaksimal mungkin untuk berjuang melakukan perubahan namum belum ditakdirkan oleh Allah SWT adalah sesuatu keputusan yang harus kita terima sebagai orang yang beriman tanpa ada lagi keretakan atau perpecahan yang dapat merusak atau memutuskan tali silaturrahim hanya karna beda pilihan.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Quran dalam surat Al-Imran ayat 26 "bahwa wahai tuhan tidak ada yang memiliki kerajaan kecuali yang engkau kehendaki begitupun sebaliknya  lalu kemudian arti dari ayat itu berlanjut bahwa tidak ada kemulian yaitu kecuali kemuliaan itu datangnya dari Allah SWT terhadap siapa yang ia kehendaki begitupun juga Allah SWT memberikan kehinaan terhadap siapa yang ia kehendaki dimana Allah maha kuasa terhadap segalah sesuatu.


Maka konsekwensi dari sebuah keimanan maka ketika seseorang menduduki sebuah jabatan kemudian ia berlaku jujur, amanah, profesional dan berbuat baik karena ingin menolong agama Allah SWT maka pasti pertolongan Allah SWT akan turung, akan tetapi ketika dia beri kekuasaan kemudian kekuasaan itu di salah gunakan yakni dzolim dan tidak berlaku adil dimana kekuasaan itu diperoleh dengan cara yang curang maka yakinlah Allah SWT akan menghinakan atau membalas perbuatan mereka dan janji Allah berlaku pasti.

Memang dalam perjalanannya memperjuangkan sebuah kebenaran tidaklah semudah membalik telapak tangan apa lagi itu berkaitan dengan politik kekuasaan Islam memang penuh tantangan dan dinamika olehnya itu kita sebagai hambah Allah SWT khususnya yang berdomisi di BTP melalu wadah atau sebuah organisasi ini bisa kita bangkit bersama untuk melakukan amar makruf nahi mungkar tanpa berdiam diri menyaksikan segalah kedzoliman atau kemungkaran. Sebagai contoh bagaimana peristiwa yang pernah terjadi tsunami di palu dimana hal tersebut cukuplah bisa menjadi catatan atau pelajaran bagi kita semua. Untuk itu mari kita bersatu meraih kekuasaan dengan cara yang benar sesuai rel yang dibenarkan oleh Syariat Islam yakni yang berlandaskan Al-quran dan as sunnah

Sementara Ketua Fokus BTP mengungkapkan satu kisah bagaimana pentingnya sosok pemimpin yang besahaja yang memiliki kharusmatik dan karakter salah satunya hal ini dimiliki oleh calwakot kita H. Iriyanto A. Baso Ince yang dikenal sebagai sosok dermawan dan peduli terhadap sesama ummat

Ia juga menekangkan pentingnya silaturrahim dalam membangun kekuatan serta kebersamaan dalam melakukan amar makruf nahi mungkar dalam rangka membentuk persatuan ummat. Meskipun fokus tidak berkaitan dengan urusan.politik namun melihat angka populasi ummat Islam di BTP yang memiliki potensi yang sangat besar

Padahal jika di lihat dari segi kematangan sebagai sosok praktisi hukum yang sangat familiar ia juga banyak dikenal oleh sejumlah tokoh nasional, serta ditunjang dengan berbagai pengalaman dan disiplin ilmu yang dimiliki, meskipun beliau tidak berambisi secara duniawi akan tetapi karna pertimbangannya demi kemaslahatn ummat atau masyarakat lebih luas sehingga inilah moment yang sangat tepat untuk kita dorong beliau maju dalam bursa Calwakot Makassar di KPU.

Hal yang senada juga di sampaikan oleh H. Muzadkir diamana ia menyerukan pentingnya kita saling berpegang teguh pada tali Allah Swt sebagaimana di kutip dalam sebuah ayat di dalam al-quran dalam rangka menjaga tali silaturrahim sesama ummat Islam khususnya di BTP mengingat fenomena yang terjadi pada saat pemilihan legislatif yang lalu dimana tidak adanya kekompakan dalam pemilihan caleg sehingga tak satupun keterwakilan yang lolos yang berasal dari tokoh BTP, Kedua termasuk tidak tersambungnya visi misi calon dengan baik kepada masyarakat.

Untuk itu malam ini kita berkomitmen mengusung beliau untuk mendaftarkan di kpu dimana kita semua masing-masing mengambil perang

Sementara Ketua RW Buntusu Agung Jadi megatakan memilih pemimpin ibarat kita memilih sebuah berlian, sehingga untuk mewujudkan semua itu di butuhkan kebersamaan dan persatuan melihat pengalaman yang ada sehingga bisa menjadi spirit supaya lahir berlian baru di BTP.

Ditambahkan juga Ketua Forum RT/RW Pembina Kelurahan Biringkanaya H. Abd Karim Ketua RW. Katimbang  yang juga mantan Babinsa Kodim 3 Daya Paccerakang dirinya berharap kedepan bagaimana lahir pemimpin yang bisa membawa aspirasi tamalanrea dan biringkanaya yang dapat membawah perubahan dan kesejahteraan masyarakat (Red**)


loading...
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »